Minggu, 09 Juni 2013

Proses Pembuatan Pedang Samurai Katana

Pembuatan sebilah katana memerlukan proses yang sangat teliti dengan tingkat keakurasian yang sangat tinggi. Mulai dari pemilihan jenis bahannya hingga proses pembuatan yang dilakukan dengan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. Bahan Katana yang terbaik adalah jenis Tamahagane yang dipilih dari biji besi dengan proses yang sangat teliti. Satu bilah katana dengan kualitas tinggi dikerjakan dalam kurun waktu tidak kurang dari 3 bulan, bahkan terkadang memakan waktu 6 bulan.

Terdapat banyak metode pembuatan Katana dengan tangan. Beberapa menggunakan proses pemanasan dan pelipatan baja yang berulang-ulang dan menyita tenaga. Setelah selesai, bilah pedang tersebut harus dipoles dengan hati-hati sebelum sang pengrajin pedang dapat membubuhkan penanda pada hasil karya seni mereka. Katana merupakan bukti nyata dari keterampilan tangan tingkat tinggi, dan para pengrajin yang membuatnya pastilah memiliki nilai-nilai kebajikan yang unik.

Seperti halnya dengan karya seni lain, para pengrajin pedang samurai ini mengerahkan segenap jiwa mereka dalam proses pembuatannya, yang diiringi dengan kesabaran, kemauan dan intelegensia untuk mencapai hasil terbaik. Banyak seniman terlibat dalam kerja keras menyempurnakan detail ornament pada hulu pedang, gagang, juga pada sarung pedangnya. Hasilnya, Katana yang layak disandang oleh para prajurit dan ksatria pada masa itu.



Quote:Secara ringkas, proses pembuatan Katana dijelaskan sebagai berikut :


Quote:[quote]1. PELEBURAN BAJA



Pedang katana tradisional dibuat hanya dari baja murni, yang dinamakan oleh orang Jepang "Tamahagane" (baja bernilai tinggi). Selama 3 hari 3 malam, dengan teknik tradisional, para pandai besi memindahkan sekitar 25 ton pasir sungai yang mengandung biji besi dan memasukkan arang ke dalam tatara, tungku peleburan persegi dari tanah liat yang khusus dibuat untuk menghasilkan Tamahagane. Kandungan karbon pada arang pembakaran menjadi bahan kunci pembuatan baja. Suhu tatara bisa mencapai diatas 2500 F, dan panasnya mengubah bijih besi menjadi baja dan menghasilkan tamahagane kurang lebih seberat 2 ton. Harga Tamahagane berkualitas tinggi bisa 50 kali lebih mahal dibandingkan dengan baja biasa yang dibuat dengan teknik modern.


Quote:2. PELARUTAN KARBON



Selama dipanaskan pada suhu tinggi, Tamahagane tidak boleh mencapai bentuk cair, agar jumlah karbon yang bereaksi dengan baja kadarnya tepat dan persentase karbon pada Tamahagane akan bervariasi (antara 0.5 sampai 1.5 %). Ahli pembuat katana menggunakan 2 jenis Tamahagane, yang pertama karbonnya tinggi, sangat keras, dan memungkinkan dibuat mata pedang setajam silet; sementara yang kedua, karbonnya rendah, sangat kuat, baik untuk meredam guncangan. Pedang yang hanya menggunakan salah satu jenisnya saja, maka pedang akan mudah tumpul atau mudah patah. Pada malam ketiga proses pembakaran di tungku, para ahli tatara memecahkan tungku tanah liat tersebut untuk mengeluarkan Tamahagane, dan dengan mudah mereka melihat kadar karbon baja itu dari pecahan-pecahan baja yang baru jadi.


Quote:3. MENGHILANGKAN KETIDAKMURNIAN



Potongan-potongan Tamahagane terbaik selanjutnya dikirim ke ahli pembuat pedang, yang akan memanaskan, menempa, dan melipat baja berkali-kali untuk mencampurkan besi dan karbon dan juga menghilangkan kotoran yang berupa ampas biji besi. Tahap ini selain sangat penting juga memakan waktu lama, karena jika ada unsur selain besi dan karbon yang tersisa didalamnya, akibatnya pedang menjadi tidak kuat. Saat ahli pembuat pedang selesai menghilangkan semua ampas, ia bisa menilai konsentrasi karbon di dalam tamahagane melalui kekuatan tamahagane itu saat ditempa berulang-ulang. Seorang ahli mengibaratkan penghilangan ampas dari baja ini seperti memeras air dari spons yang sangat keras.


Quote:4. PENEMPAAN PEDANG



Setelah ahli pembuat pedang menghilangkan semua ampas dengan menempa Tamahagane berkali-kali, ia memanaskan baja yang keras dan berkarbon tinggi lalu membentuknya menjadi potongan panjang dengan celah panjang di tengahnya. Lalu ia menempa baja lainnya yang kuat dan berkarbon rendah yang ia bentuk agar bisa pas dimasukkan ke dalam celah baja satunya, dan ia tempa kedua baja yg sudah disatukan tadi. Dua jenis Tamahagane kini ada di tempatnya: baja keras menjadi bagian luar dan mata pedang mematikan, sementara baja kuat menjadi bagian inti di dalam katana. Keseimbangan karakteristik yang sempurna ini membuat katana menjadi senjata samurai paling tahan lama dan berharga.


Quote:5. MELAPISI KATANA



Meskipun bilah utama katana telah selesai, namun pekerjaan ahli pembuat pedang masih jauh dari selesai. Ia masih perlu melapisi bilah pedang bagian atas dan bagian yang tumpul dengan lapisan tebal dari campuran tanah lempung dan bubuk arang, sementara mata pedang yang tajam hanya dilapisi tipis saja, untuk selanjutnya pedang dipanaskan untuk terakhir kali. Ini untuk melindungi bilah pedang, sekaligus menandai pedang dengan desain bergelombang yang dinamai Hamon, yang akan muncul lebih jelas saat proses penggosokan.
Selanjutnya ahli pembuat pedang memanaskan Katana kembali dengan suhu dibawah 1500 F, jika lebih dari itu maka pedang bisa retak di proses selanjutnya.


Quote:6. MEMBENTUK (MELENGKUNGKAN) KATANA



Selanjutnya, sang ahli pembuat pedang mengeluarkan bilah pedang dari api lalu memasukkannya dengan cepat ke dalam bak air untuk mendinginkannya dengan segera. Proses ini disebut pendinginan cepat. Karena bagian dalam dan belakang pedang mengandung karbon yang sangat sedikit, maka akan lebih terkontraksi saat pemanasan dibandingkan dengan bagian depan yang tajam yang mengandung karbon lebih tinggi. Perbedaan kecepatan dan tingkat kontraksi antara dua jenis tamahagane ini, menyebabkan pedang melengkung dan menciptakan bentuk lengkung yang khas. Tahap ini memang sulit, karena satu dari tiga pedang akan gagal.


Quote:
7. PENAMBAHAN SENTUHAN AKHIR




Pada tahap akhir, para pekerja logam menambahkan penanda besi atau jenis logam lain pada pegangan pedang. Lalu, tukang kayu membungkus senjata itu dengan sarung pedang kayu yang dipernis dan dihias dengan beragam ornamen oleh para seniman. Dibuat dari emas atau kulit eksotis dan bebatuan, pegangan Katana adalah karya seni seperti bilah pedangnya itu sendiri. Akhirnya Katana dikembalikan ke ahli pembuat pedang yang akan mengecek pedang itu untuk terakhir kali. Membutuhkan waktu hampir 6 bulan dan tenaga 15 orang untuk membuat satu buah pedang katana. Walau diciptakan untuk prajurit samurai, pedang ini akan laku diantara kolektor benda seni dengan harga ratusan ribu dolar.


Quote:8. SEBUAH KATANA YANG TELAH JADI



Quote:Video Pembuatan Samurai (Katana) secara traditional



Quote:sumber

Proses Pembuatan Pedang Samurai Katana

Pembuatan sebilah katana memerlukan proses yang sangat teliti dengan tingkat keakurasian yang sangat tinggi. Mulai dari pemilihan jenis bahannya hingga proses pembuatan yang dilakukan dengan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. Bahan Katana yang terbaik adalah jenis Tamahagane yang dipilih dari biji besi dengan proses yang sangat teliti. Satu bilah katana dengan kualitas tinggi dikerjakan dalam kurun waktu tidak kurang dari 3 bulan, bahkan terkadang memakan waktu 6 bulan.

Terdapat banyak metode pembuatan Katana dengan tangan. Beberapa menggunakan proses pemanasan dan pelipatan baja yang berulang-ulang dan menyita tenaga. Setelah selesai, bilah pedang tersebut harus dipoles dengan hati-hati sebelum sang pengrajin pedang dapat membubuhkan penanda pada hasil karya seni mereka. Katana merupakan bukti nyata dari keterampilan tangan tingkat tinggi, dan para pengrajin yang membuatnya pastilah memiliki nilai-nilai kebajikan yang unik.

Seperti halnya dengan karya seni lain, para pengrajin pedang samurai ini mengerahkan segenap jiwa mereka dalam proses pembuatannya, yang diiringi dengan kesabaran, kemauan dan intelegensia untuk mencapai hasil terbaik. Banyak seniman terlibat dalam kerja keras menyempurnakan detail ornament pada hulu pedang, gagang, juga pada sarung pedangnya. Hasilnya, Katana yang layak disandang oleh para prajurit dan ksatria pada masa itu.



Quote:Secara ringkas, proses pembuatan Katana dijelaskan sebagai berikut :


Quote:[quote]1. PELEBURAN BAJA



Pedang katana tradisional dibuat hanya dari baja murni, yang dinamakan oleh orang Jepang "Tamahagane" (baja bernilai tinggi). Selama 3 hari 3 malam, dengan teknik tradisional, para pandai besi memindahkan sekitar 25 ton pasir sungai yang mengandung biji besi dan memasukkan arang ke dalam tatara, tungku peleburan persegi dari tanah liat yang khusus dibuat untuk menghasilkan Tamahagane. Kandungan karbon pada arang pembakaran menjadi bahan kunci pembuatan baja. Suhu tatara bisa mencapai diatas 2500 F, dan panasnya mengubah bijih besi menjadi baja dan menghasilkan tamahagane kurang lebih seberat 2 ton. Harga Tamahagane berkualitas tinggi bisa 50 kali lebih mahal dibandingkan dengan baja biasa yang dibuat dengan teknik modern.


Quote:2. PELARUTAN KARBON



Selama dipanaskan pada suhu tinggi, Tamahagane tidak boleh mencapai bentuk cair, agar jumlah karbon yang bereaksi dengan baja kadarnya tepat dan persentase karbon pada Tamahagane akan bervariasi (antara 0.5 sampai 1.5 %). Ahli pembuat katana menggunakan 2 jenis Tamahagane, yang pertama karbonnya tinggi, sangat keras, dan memungkinkan dibuat mata pedang setajam silet; sementara yang kedua, karbonnya rendah, sangat kuat, baik untuk meredam guncangan. Pedang yang hanya menggunakan salah satu jenisnya saja, maka pedang akan mudah tumpul atau mudah patah. Pada malam ketiga proses pembakaran di tungku, para ahli tatara memecahkan tungku tanah liat tersebut untuk mengeluarkan Tamahagane, dan dengan mudah mereka melihat kadar karbon baja itu dari pecahan-pecahan baja yang baru jadi.


Quote:3. MENGHILANGKAN KETIDAKMURNIAN



Potongan-potongan Tamahagane terbaik selanjutnya dikirim ke ahli pembuat pedang, yang akan memanaskan, menempa, dan melipat baja berkali-kali untuk mencampurkan besi dan karbon dan juga menghilangkan kotoran yang berupa ampas biji besi. Tahap ini selain sangat penting juga memakan waktu lama, karena jika ada unsur selain besi dan karbon yang tersisa didalamnya, akibatnya pedang menjadi tidak kuat. Saat ahli pembuat pedang selesai menghilangkan semua ampas, ia bisa menilai konsentrasi karbon di dalam tamahagane melalui kekuatan tamahagane itu saat ditempa berulang-ulang. Seorang ahli mengibaratkan penghilangan ampas dari baja ini seperti memeras air dari spons yang sangat keras.


Quote:4. PENEMPAAN PEDANG



Setelah ahli pembuat pedang menghilangkan semua ampas dengan menempa Tamahagane berkali-kali, ia memanaskan baja yang keras dan berkarbon tinggi lalu membentuknya menjadi potongan panjang dengan celah panjang di tengahnya. Lalu ia menempa baja lainnya yang kuat dan berkarbon rendah yang ia bentuk agar bisa pas dimasukkan ke dalam celah baja satunya, dan ia tempa kedua baja yg sudah disatukan tadi. Dua jenis Tamahagane kini ada di tempatnya: baja keras menjadi bagian luar dan mata pedang mematikan, sementara baja kuat menjadi bagian inti di dalam katana. Keseimbangan karakteristik yang sempurna ini membuat katana menjadi senjata samurai paling tahan lama dan berharga.


Quote:5. MELAPISI KATANA



Meskipun bilah utama katana telah selesai, namun pekerjaan ahli pembuat pedang masih jauh dari selesai. Ia masih perlu melapisi bilah pedang bagian atas dan bagian yang tumpul dengan lapisan tebal dari campuran tanah lempung dan bubuk arang, sementara mata pedang yang tajam hanya dilapisi tipis saja, untuk selanjutnya pedang dipanaskan untuk terakhir kali. Ini untuk melindungi bilah pedang, sekaligus menandai pedang dengan desain bergelombang yang dinamai Hamon, yang akan muncul lebih jelas saat proses penggosokan.
Selanjutnya ahli pembuat pedang memanaskan Katana kembali dengan suhu dibawah 1500 F, jika lebih dari itu maka pedang bisa retak di proses selanjutnya.


Quote:6. MEMBENTUK (MELENGKUNGKAN) KATANA



Selanjutnya, sang ahli pembuat pedang mengeluarkan bilah pedang dari api lalu memasukkannya dengan cepat ke dalam bak air untuk mendinginkannya dengan segera. Proses ini disebut pendinginan cepat. Karena bagian dalam dan belakang pedang mengandung karbon yang sangat sedikit, maka akan lebih terkontraksi saat pemanasan dibandingkan dengan bagian depan yang tajam yang mengandung karbon lebih tinggi. Perbedaan kecepatan dan tingkat kontraksi antara dua jenis tamahagane ini, menyebabkan pedang melengkung dan menciptakan bentuk lengkung yang khas. Tahap ini memang sulit, karena satu dari tiga pedang akan gagal.


Quote:
7. PENAMBAHAN SENTUHAN AKHIR




Pada tahap akhir, para pekerja logam menambahkan penanda besi atau jenis logam lain pada pegangan pedang. Lalu, tukang kayu membungkus senjata itu dengan sarung pedang kayu yang dipernis dan dihias dengan beragam ornamen oleh para seniman. Dibuat dari emas atau kulit eksotis dan bebatuan, pegangan Katana adalah karya seni seperti bilah pedangnya itu sendiri. Akhirnya Katana dikembalikan ke ahli pembuat pedang yang akan mengecek pedang itu untuk terakhir kali. Membutuhkan waktu hampir 6 bulan dan tenaga 15 orang untuk membuat satu buah pedang katana. Walau diciptakan untuk prajurit samurai, pedang ini akan laku diantara kolektor benda seni dengan harga ratusan ribu dolar.


Quote:8. SEBUAH KATANA YANG TELAH JADI



Quote:Video Pembuatan Samurai (Katana) secara traditional



Quote:sumber

10 Fakultas Dengan Prospek Gaji Paling Tinggi

Setiap orang pasti pengen punya gaji besar apabila ia bekerja nantinya. banyak orang memilih pendidikan yang bagus untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus pula. misalnya kedokteran, teknik, insinyur dan sebagainya. nah di thread ini ane akan membahas tentang 10 fakultas dengan prospek gaji tertinggi. data ini diambil oleh CNN berdasarkan hasil sensus di amerika sana. well amerika berbeda dengan indonesia, ya meskipun demikian sepertinya data yang dikumpulkan juga ga jauh berbeda dengan indonesia.

so here we go..........

10. Teknik Pertambangan
Spoilerfor Pertambangan:



Quote:
Di urutan ke 10 adalah Teknik Pertambangan contohnya adalah insinyur yang mengeksplorasi batubara dan berlian, mereka mencari tahu cara terbaik untuk mengambilnya dari bumi. Mereka juga belajar bagaimana untuk mencari mineral dan merancang dan mengembangkan tambang.

agan bisa bekerja di Antam, Freeport, Newmont, dll

gaji rata2 nya adalah $80,000



9. Teknik Metalurgi
Spoilerfor Metalurgi:



Quote:
Di urutan ke 9 adalah Teknik Metalurgi. Mungkin masih jarang yang mengetahui tentang metalurgi. Metalurgi belajar bagaimana merangcang logam, mempelajari sifat logam dan memecahkan masalah dalam bidang manufaktur. Insinyur metalurgi sering bekerjasama dengan insinyur pertambangan dalam proses ekstraksi bijih logam setelah ditambang.

agan bisa bekerja di Krakatau Steel atau perusahaan smelter lainnya

gaji rata2nya adalah $80,000



8. Teknik Mesin
Spoilerfor Mesin:



Quote:
di urutan ke 8 ada Teknik Mesin. Teknik mesin adalah salah satu disiplin ilmu teknik tertua dan paling luas. permintaan tinggi sejak penemuan mesin uap di bagian terakhir dari abad ke-18 dan awal Revolusi Industri. udah tua yah

kalo bidang ini lapangan pekerjaannya banyak, bisa di industri otomotif, elektronika, kimia bahkan penerbangan

gaji rata2nya adalah $80,000


7. Teknik Perkapalan
Spoilerfor Perkapalan:



Quote:
di urutan ke 7 ada Teknik perkapalan. teknik perkapalan ini kerjaannya design kapal. mulai dari kapal yang kecil misalnya kapal patroli sampai yang besar misalnya kapal tanker bisa juga untuk mendesign kapal perang

kalo untuk tempat bekerjanya bisa di PT PAL atau di galangan lain milik swasta

gaji rata2nya adalah $82,000


6. Teknik Elektro
Spoilerfor Elektro:



Quote:
diurutan ke 6 ada Teknik Elektro. teknik elektro ini ada arus kuat ada arus lemah, kalau arus kuat agan bisa bekerja di pembangkit listrik dan sebagainya kalau arus lemah agan bakalan membuat produk2 elektronika yang sekarang ini prospeknya lagi berkembang pesat di Indonesia

tempat bekerjanya bisa di PLN, Samsung, Toshiba, dll bahkan bisa juga ke perusahaan minyak

gaji rata2nya adalah $85,000


5. Teknik Kimia
Spoilerfor Kimia:



Quote:
di urutan ke 5 ada Teknik Kimia. Teknik Kimia mempelajari pemrosesan bahan mentah menjadi barang yang lebih berguna, dapat berupa barang jadi ataupun barang setengah jadi. Ilmu teknik kimia diaplikasikan terutama dalam perancangan dan pemeliharaan proses-proses kimia, baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar seperti pabrik. Insinyur teknik kimia yang pekerjaannya bertanggung jawab terhadap perancangan dan perawatan proses kimia pada skala pabrik

tempat bekerjanya juga luas banyak sekali pabrik yang butuh lulusan teknik kimia

ga heran kalo rata2 gajinya $86,000


4. Teknik Penerbangan
Spoilerfor Penerbangan:



Quote:
diurutan ke 4 ini ada Teknik Penerbangan. Teknik Penerbangan mempelajari segala sesuatu yang ada sangkut pautnya dengan upaya penjelajahan manusia di dalam atmosfer atau di luar angkasa. Contohnya adalah aerodinamika, struktur, rancangan pesawat, teknik material, interaksi manusia dan mesin, teknik kendali terbang, aeroelastisitas, teknik propulsi, dan lain-lain.

prospek kerjanya bisa di PT DI, Boeing, Airbus, dll

gajinya juga lumayan yaitu $87,000


3. Ilmu Komputer
Spoilerfor Komputer:



Quote:
di urutan ke 3 ada Ilmu Komputer atau biasa disebut juga Computer Science. ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang. so awas salah pilih gan

prospek kerja juga luas, hampir seluruh kantor perlu programmer

kalo masalah gaji sangat menggiurkan $98,000


2. Ilmu Farmasi
Spoilerfor Farmasi:



Quote:
di posisi 2 ada ilmu farmasi. di ilmu farmasi akan dipelajari berbagai bahan untuk membuat obat. dan selain itu farmasi dapat juga bekerja di pabrik maupun apotek, sehingga mempunyai range yang luas

prospek kerja kimia farma, bio farma, dll

dan untuk gajinya $105,000


1. Teknik Perminyakan
Spoilerfor Perminyakan:



Quote:
dan yang di urutan pertama adalah Teknik Perminyakan salah satu jurusan di perguruan tinggi yang berfokus kepada tambang minyak, gas, dan panas bumi, meliputi kegiatan pengeboran, eksplorasi, distribusi, dan pengolahannya. Teknik perminyakan sendiri mirip dengan Teknik pertambangan,
Teknik perminyakan juga mempelajari sistem yang berhubungan dengan bangunan rig lepas pantai yang sering digunakan dalam eksplorasi minyak lepas pantai dan juga teknologi pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi.

prospek kerja di pertamina, chevron, BP, dll

dan gajinya adalah $120,000
gaji ini sebanding dengan risiko dalam pekerjaannya
SUMBER 

Proposal



A. DASAR PEMIKIRAN 
          Upaya peningkatan mutu pendidikan merupakan suatu kegiatan yang tidak pernah lepas dari perhatian Kita semua,oleh karena itu perlu adanya strategi yang tepat untuk melaksanakannya.salah satu program yang akan dilaksanakan oleh Osis SMA Eka Wijaa berkenan dalam hal ini yakni pekan olahraga dan seni
( PORSENI ) .
        
Secara umum manfaat pendidikan pekan Olahraga dan seni bagi peserta didik adalah untuk membentuk potensi diri dan kebersamaan setiap individu dalam melakukan suatu kegiatan yang bersifat positif .
        
Sehingga kami sadar bahwa pekan olaharaga dan seni ( PORSENI)
Juga perlu dilaksanakan demi meningkatkan potensi akademik maupun non akademik bagi Pelajar itu sendiri .

B. MAKSUD DAN TUJUAN
          Pelaksanaan kegiatan pendidikan pekan olahraga dan seni ( PORSENI ) dimaksudkan untuk mencetak dan menghasilkan calon penerus bangsa yang berdedikasi tinggi dengan segenap kemampuan dan keterampilannya .

C. KEGIATAN DAN TEMA KEGIATAN
          Dalam kegiatan ini , merupakan kegiatan olahraga dan seni yang diselenggarakan dengan berbagai kegiatan dan perlombaan pada cabang olahraga dan seni dengan tema “ Kembangkan kreativitas , semangat Olahraga dan Solidaritas  “

D. SASARAN DAN TARGET KEGIATAN
          Sasaran pada kegiatan ini yaitu pada Siswa atau siswi SMA Eka Wijaya. adapun target kegiatan ini yaitu diharapkan agar setelah kagiatan ini berlangsung para siswa dan siswi dapat terus mengembangkan kreativitasnya dan semangat juang serta rasa solidaritas yang tinggi .

E. WAKTU , TEMPAT JADWAL
     Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 21 Desember sampai dengan 26 
Desember 2013 bertempat di SMA Eka Wijaya .

F. JADWAL PELAKSANAn ( PROGRAM )
a.                   Lomba Melukis dan Basket ( penyisihan ) , dilaksanakan pada tanggal 21 desember di ruangan kelas XII.Ipa dan lapangan basket .pada pukul 09.00 – 12.00
b.                  Lomba Bernyanyi dan bola Volli ( penyisihan ) , dilaksanakan pada tanggal 22 desember di kelas X-5  dan lapangan olahraga 09.00 – 12.00 dan pada pukul 15.15 – 16.30 ( Sore )
c.                   Lomba Menari dan catur ( penyisihan ) , dilaksanakan pada tanggal 23 desember di kels XI ipa 1 dan ruangan kelas XII Ips 1 . pada pukul 09.00-12.00 dan pada pukul 15.15 – 16.30 ( sore )
d.                   Lomba Atletik , Lari marathon dilaksanakan pada tanggal 24 Desember di lapangan olahraga . pada pukul 08.00 – 11.00 dan lari estafet 14.15 – 16.30
e.                   Catur dan Bola volli ( final ) , dilaksanakan pada tanggal 25 Desember diruangan kelas XII Ips.1 dan Lapangan Olahraga . pada pukul 09.00 – 12.00
f.                   Basket ( final ), dilaksanakan pada tanggal 26 Desember di Lapangan olahraga . pada pukul 09.00 – 12.00

G. PESERTA KEGIATAN
          Peserta kegiatan dalam pelaksanaan Pekan Olah raga dan seni
( PORSENI ) hanya diperuntukkan bagi Siswa dan Siswi SMA Eka Wijaya.
H. BIAYA YANG DIPERLUKAN
a.) Rencana Pengeluaran
     ~ Rincian dana Hadiah
        Lomba melukis,  Menyanyi , Menari , lari Marathon , catur dan
       Tennis meja
        Juara 1 @ Rp. 60.000
        Juara 2 @ Rp. 50.000
        Juara 3 @ Rp. 45.000
Maka total keseluruhan hadiah juara 1,2 dan 3 dari ke enam  lomba
( Melukis,menyanyi,menari,catur,Lari marathon dan tennis ) tersebut yaitu Rp. 930.000
Lomba Volly
          Juara 1 @ Rp. 80.000
          Juara 2 @ Rp. 70.000
          Juara 3 @ Rp. 60.000
Total hadiah dari lomba volli yaitu Rp. 180.000
          Lomba Bola Basket dan lari estafet
          Juara 1 @ Rp. 70.000
          Juara 2 @ Rp. 60.000
          Juara 3 @ Rp. 50.000
Maka total hadiah dari juara 1,2dan 3 dari ketiga cabang olahraga ( Bola basket dan lari estafet ) tersebut yaitu Rp. 360.000

         - Rincian Dana alat – alat perlengkapan
          Spanduk                                                 = Rp. 150.000
          Bola Volli dan peluit                 = Rp. 32.000
          Bola Basket dan peluit                         = Rp. 37.000
          Papan catur                                           = Rp. 50.000
          2 macam net                                         = Rp. 100.000
          Sound system                                        = Rp. 250.000
         Total                                                       = Rp. 619.000

          - Rincian dana Komsumsi
          Air minum sebanyak 30  dos                = Rp.450.000
          Snack ( kue )                              = Rp. 500.000
          Total                                               = Rp. 950.000

Jumlah keseluruhan dari anggaran pengeluaran Porseni yaitu = Rp.3.039.000

b.) Rencana Pemasukan
 Dana Osis                                                                               = Rp. 500.000
Telkomsel cabang Bogor                                                                   = Rp. 1.000.000 Dinas Pendidikan dan Olah raga Kab. Bogor                             = Rp. 1.250.000
Total                                                                                        = Rp. 2.750.000

c.) Rekapitulasi Anggaran 
     a. Rencana Pengeluaran                                        = Rp. 3.039.000
     b. Rencana Pemasukan                                          = Rp. 2.750.000
     c. Saldo                                                                               = Rp. 0

I. PANITIA
          Pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga dan seni ( PORSENI ) ini diserahkan kepada pengurus osis serta organisasi yang dinaungi oleh Osis ( PMR , PRAMUKA dan PASKIBRA  )  dengan susunan panitia sebagai berikut :
Pembina  Osis                                     :  Drs. Suparyo
Ketua panitia                                      :  Upit Fitriyah 
Wakil ketua panitia                             :  Fhani Ratifah
Sekertaris                                            :  Melly Mentari
Bendahara                                          :  Yanti Iryanti


Seksi – Seksi Acara :

1.Koordinator umum :   
                           Upi
               Watiah
                           Jaja Kadirawan 
                           Abdul Ghani
                           Faridah

  2. Lomba Melukis :
                 Eka Khumaeroh
                 Trisusilo

  3. Lomba Menyanyi :
                 Ryan M. Zamzam
                 Angga
                 Damayun

     4. Lomba Menari :
                 Widiya 
                 Siti Maryam

     5. Lomba Volli :
                 Agus Hermawan
                 Muhamad Aji
                 Noviyanti
                 Wanci Sherlia Dewi

    6. Lomba bola basket :
              Nike Anggraeni
               Asep Budiman

          7. Lomba Catur :
                    Yoga 
                    Irma

8. Lomba atletik ( lari marathon dan estafet )
                 Adetya
                 Kholidin Muslim
  9. Perlengkapan ( alat – alat yang digunakan )
                 Rohmat 
                 Wangsa 
                 Arif 
11. Konsumsi
                 Lina Oktafiani
                 Cicih

J. PENUTUP
          Demikian Proposal yang kami buat sebagai bahan acuan dan kerangka dasar demi terlaksananya kegiatan yang dimaksud , sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi Bapak/Ibu/Saudara ( i ) untuk berpartisipasi dalam kegiataan ini . atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan Terima Kasih .

Rabu, 17 April 2013

Macam-macam majas



Majas atau gaya bahasa adalah pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu, keseluruhan ciri bahasa sekelompok penulis sastra dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis,macam-macam majas adalah :

·         Majas perbandingan
1.     Alegori: Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Contoh : Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.
1.     Alusio: Pemakaian ungkapan yang tidak diselesaikan karena sudah dikenal.
Contoh : Sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya.
1.     Simile: Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknyabagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai".
Contoh : Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.
1.     Metafora: Gaya Bahasa yang membandingkan suatu benda dengan benda lain karena mempunyai sifat yang sama atau hampir sama.
Contoh : Cuaca mendung karena sang raja siang enggan menampakkan diri.
1.      Antropomorfisme: Metafora yang menggunakan kata atau bentuk lain yang berhubungan dengan manusia untuk hal yang bukan manusia.
2.      Sinestesia: Majas yang berupa suatu ungkapan rasa dari suatu indra yang dicurahkan lewat ungkapan rasa indra lainnya.
3.      Antonomasia: Penggunaan sifat sebagai nama diri atau nama diri lain sebagai nama jenis.
4.      Aptronim: Pemberian nama yang cocok dengan sifat atau pekerjaan orang.
5.     Metonimia: Pengungkapan berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh : Karena sering menghisap jarum, dia terserang penyakit paru-paru.(Rokok merek Djarum)
1.     Hipokorisme: Penggunaan nama timangan atau kata yang dipakai untuk menunjukkan hubungan karib.
2.     Litotes: Ungkapan berupa penurunan kualitas suatu fakta dengan tujuan merendahkan diri.
Contoh : Terimalah kado yang tidak berharga ini sebagai tanda terima kasihku.
1.     Hiperbola: Pengungkapan yang melebih-lebihkan kenyataan sehingga kenyataan tersebut menjadi tidak masuk akal.
Contoh : Gedung-gedung perkantoran di kota-kota besar telah mencapai langit.
1.     Personifikasi: Pengungkapan dengan menggunakan perilaku manusia yang diberikan kepada sesuatu yang bukan manusia.
Contoh : Hembusan angin di tepi pantai membelai rambutku.
1.     Depersonifikasi: Pengungkapan dengan tidak menjadikan benda-benda mati atau tidak bernyawa.
2.     Pars pro toto: Pengungkapan sebagian dari objek untuk menunjukkan keseluruhan objek.
Contoh : Sejak kemarin dia tidak kelihatan batang hidungnya.
1.     Totum pro parte: Pengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian.
Contoh : Indonesia bertanding volly melawan Thailand.
1.     Eufimisme: Pengungkapan kata-kata yang dipandang tabu atau dirasa kasar dengan kata-kata lain yang lebih pantas atau dianggap halus.
Contoh : Dimana saya bisa menemukan kamar kecilnya?
1.     Disfemisme: Pengungkapan pernyataan tabu atau yang dirasa kurang pantas sebagaimana adanya.
2.     Fabel: Menyatakan perilaku binatang sebagai manusia yang dapat berpikir dan bertutur kata.
Contoh : Perilakunya seperti ular yang menggeliat.
1.     Parabel: Ungkapan pelajaran atau nilai tetapi dikiaskan atau disamarkan dalam cerita.
2.     Perifrasa: Ungkapan yang panjang sebagai pengganti ungkapan yang lebih pendek.
3.     Eponim: Menjadikan nama orang sebagai tempat atau pranata.
Contoh : Kita bermain ke rumah Ina.
1.     Simbolik: Melukiskan sesuatu dengan menggunakan simbol atau lambang untuk menyatakan maksud.
2.     Asosiasi: perbandingan terhadap dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama.
Contoh : Masalahnya rumit, susah mencari jalan keluarnya seperti benang kusut.

·         Majas sindiran
1.     Ironi: Sindiran dengan menyembunyikan fakta yang sebenarnya dan mengatakan kebalikan dari fakta tersebut.
Contoh : Suaramu merdu seperti kaset kusut.
1.     Sarkasme: Sindiran langsung dan kasar.
2.     Sinisme: Ungkapan yang bersifat mencemooh pikiran atau ide bahwa kebaikan terdapat pada manusia (lebih kasar dari ironi).
Contoh : Kamu kan sudah pintar ? Mengapa harus bertanya kepadaku ?
1.     Satire: Ungkapan yang menggunakan sarkasme, ironi, atau parodi, untuk mengecam atau menertawakan gagasan, kebiasaan, dll.
2.     Innuendo: Sindiran yang bersifat mengecilkan fakta sesungguhnya.

·         Majas penegasan
1.     Apofasis: Penegasan dengan cara seolah-olah menyangkal yang ditegaskan.
2.     Pleonasme: Menambahkan keterangan pada pernyataan yang sudah jelas atau menambahkan keterangan yang sebenarnya tidak diperlukan.
Contoh : Saya naik tangga ke atas.
1.      Repetisi: Perulangan kata, frasa, dan klausa yang sama dalam suatu kalimat.
2.      Pararima: Pengulangan konsonan awal dan akhir dalam kata atau bagian kata yang berlainan.
3.      Aliterasi: Repetisi konsonan pada awal kata secara berurutan.
4.      Paralelisme: Pengungkapan dengan menggunakan kata, frasa, atau klausa yang sejajar.
5.      Tautologi: Pengulangan kata dengan menggunakan sinonimnya.
6.      Sigmatisme: Pengulangan bunyi "s" untuk efek tertentu.
7.      Antanaklasis: Menggunakan perulangan kata yang sama, tetapi dengan makna yang berlainan.
8.      Klimaks: Pemaparan pikiran atau hal secara berturut-turut dari yang sederhana/kurang penting meningkat kepada hal yang kompleks/lebih penting.
9.      Antiklimaks: Pemaparan pikiran atau hal secara berturut-turut dari yang kompleks/lebih penting menurun kepada hal yang sederhana/kurang penting.
10.   Inversi: Menyebutkan terlebih dahulu predikat dalam suatu kalimat sebelum subjeknya.
11.  Retoris: Ungkapan pertanyaan yang jawabannya telah terkandung di dalam pertanyaan tersebut.
12.  Elipsis: Penghilangan satu atau beberapa unsur kalimat, yang dalam susunan normal unsur tersebut seharusnya ada.
13.  Koreksio: Ungkapan dengan menyebutkan hal-hal yang dianggap keliru atau kurang tepat, kemudian disebutkan maksud yang sesungguhnya.
14.  Polisindenton: Pengungkapan suatu kalimat atau wacana, dihubungkan dengan kata penghubung.
15.  Asindeton: Pengungkapan suatu kalimat atau wacana tanpa kata penghubung.
16.  Interupsi: Ungkapan berupa penyisipan keterangan tambahan di antara unsur-unsur kalimat.
17.  Eksklamasio: Ungkapan dengan menggunakan kata-kata seru.
18.  Enumerasio: Ungkapan penegasan berupa penguraian bagian demi bagian suatu keseluruhan.
19.  Preterito: Ungkapan penegasan dengan cara menyembunyikan maksud yang sebenarnya.
20.  Alonim: Penggunaan varian dari nama untuk menegaskan.
21.  Kolokasi: Asosiasi tetap antara suatu kata dengan kata lain yang berdampingan dalam kalimat.
22.  Silepsis: Penggunaan satu kata yang mempunyai lebih dari satu makna dan yang berfungsi dalam lebih dari satu konstruksi sintaksis.
23.  Zeugma: Silepsi dengan menggunakan kata yang tidak logis dan tidak gramatis untuk konstruksi sintaksis yang kedua, sehingga menjadi kalimat yang rancu.

·         Majas pertentangan
1.      Paradoks: Pengungkapan dengan menyatakan dua hal yang seolah-olah bertentangan, namun sebenarnya keduanya benar.
2.      Oksimoron: Paradoks dalam satu frasa.
3.      Antitesis: Pengungkapan dengan menggunakan kata-kata yang berlawanan arti satu dengan yang lainnya.
4.      Kontradiksi interminus: Pernyataan yang bersifat menyangkal yang telah disebutkan pada bagian sebelumnya.
5.      Anakronisme: Ungkapan yang mengandung ketidaksesuaian dengan antara peristiwa dengan waktunya.